Posted by: irmu on: March 12, 2007
Pagi ini ada berita menarik dari Kompas yg datang dari Antara :
JAKARTA, MINGGU – Praktisi telekomunikasi dan informatika, Onno W Purbo menilai pemerintah telah melakukan kesalah menunda tender “wimax”, teknologi telekomunikasi berbasis protokol internet (VoIP), yang dijadwalkan akan dilakukan pada bulan Maret tahun ini. “Pemerintah seharusnya meneruskan rencana membuka tender, dengan kembali membuka frekuensi 3,5 MHz untuk penggelaran layanan wimax,” kata Onno di Jakarta, Minggu (11/3).Menurut Dosen ITB ini, mempercepat pembukaan layanan wimax bisa mengatasi kendala mahalnya biaya telekomunikasi di tanah air. Layanan VoIP juga menjadi bagian dari layanan telekomunikasi generasi ke empat (4G) berbasis internet dengan piranti lunak kode sumber terbuka (opensource). “Dengan demikian biaya komunikasi akan jauh lebih murah dibanding saat ini,” ujar Onno.
Dicontohkan, seseorang menghabiskan biaya pulsa seluler untuk berkomunikasi sekitar Rp300 per bulan, maka dengan layanan telekomunikasi yang VoIP seperti komunitas RT/RW Net hanya Rp150.000 per bulan dengan pemakaian tidak terbatas dalam sehari. “Dengan Rp150.000 akses inernet bisa dilakukan 24 jam, tanpa harus mengeluarkan pulsa tambahan,” tegasnya.
Menurutnya, dari sisi teknologi saat sudah sangat memungkinkan menggelar wimax, namun masih terkendala berbagai faktor antara lain belum adanya penomoran.”Nomor telepon masih dikuasai atau dimiliki operator, berbeda dengan di sejumlah negara lain nomor dimiliki konsumen,” katanya.
Onno juga beranggapan penundaan tender wimax oleh pemerintah untuk memproteksi layanan 3G yang digelar operator menelan biaya sangat besar. “Pemerintah itu sebenarnya mau berteman dengan rakyat atau bermusuhan, padahal kondisi riil di lapangan kita sudah siap dengan teknologi ini,” ujarnya.
Terkait dengan operator yang saat ini telah memberikan layanan VoIP, Onno menjelaskan dalam jangka panjang jasa operator hanya layanan serat optik-nya saja. “Seiring dengan “next generation network” ini semuanya sudah tersedia secara cuma-cuma. Teknologi 4G layanan itu tidak bisa dibendung,” tegasnya.
Ia mengutarakan, secara regulasi layanan telekomunikasi berbasis VoIP secara gratis ini tidak melanggar regulasi.”Kepmenhub Nomor 21/Tahun 2001, pasal 60, intinya, cuma butuh izin menteri kalau layanan ini dikomersialkan kepada masyarakat,” tegas Onno.
Sumber: Antara
Dalam hal ini saya sependapat dengan Bung Onno bahwa pemerintah salah, bahkan salah besar menunda tender wimax ini yg katanya bisa bikin komunikasi dan internet jadi murah. Rp150 rb sebulan. Ya.. saya pikir ini adalah hal yg didambakan sejak lama oleh para netter dan blogger di Indonesia. Efeknya sangat besar dapat menggairahkan dunia internet di Indonesia, memajukan usaha, melancarkan komunikasi, mencerdaskan anak bangsa dan lain2. Pokoknya banyak sekali manfaatnya. Bahkan saya Insya Allah rencana mau bikin blog hosting gratis. Biar tambah rame dan Indonesia lebih dikenal orang banyak dimanca negara.
Wassalam
Posted by: irmu on: November 27, 2005
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!